Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Zurarah] telah mengkhabarkan kepada kami [Abdulwahab bin Atha`] dari [Sa'id] dari [Qatadah] berkata: Aku mendengar [Abu Nadhrah] menceritakan dari [Samurah bin Jundub] nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya diantara mereka ada yang terkena api neraka hingga mata kakinya, ada yang terkena api neraka hingga lutut, ada yang terkena api neraka hingga tempat ikat pinggang dan ada yang terkena api neraka hingga tulang selangka." Telah menceritakannya kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Muhammad bin Basyar] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dengan sanad ini, ia mengganti HUJZATIHI (tempat pengikat pinggang) dengan HIQWAIHI (pinggang)
Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Rafi'] telah menceritakan kepada kami [Syababah] telah menceritakan kepadaku [Warqa`] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Surga dan neraka berbantah-bantahan. Neraka berkata: 'Orang-orang congkak dan sombong memasukiku. Surga berkata: Sedangkan aku, tidak ada yang memasukiku selain orang-orang lemah, tidak berguna dan tidak berkuasa. Lalu Allah berfirman kepada surga: 'Kau adalah rahmatKu, denganmu Aku merahmati siapa saja yang Aku kehendaki dari hamba-hambaKu.' Kemudian Allah berfirman kepada neraka: 'Kau adalah siksaKu, denganmu Aku menyiksa siapa pun yang Aku kehendaki dan masing-masing dari kalian berdua berisi penuh.' Sedangkan neraka tidak terisi penuh, lalu Allah meletakkan kakiNya kemudian neraka berkata: 'Cukup, cukup.' Saat itu neraka penuh dan sebagaiannya dihimpun pada sebagian yang lain." Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Aun Al Hilali] telah menceritakan kepada kami [Abu Sufyan Muhammad bin Humaid] dari [Ma'mar] dari [Ayyub] dari [Ibnu Sirin] dari [Abu Hurairah] nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Surga dan neraka berbantah-bantahan, " ia menceritakan hadits yang semakna dengan hadits Abu Az Zinad
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Hammam bin Munabbih] berkata: Inilah yang diceritakan [Abu Hurairah] kepada kami dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, ia menyebut beberapa hadits, diantaranya: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Surga dan neraka berbantah-bantahan. Neraka berkata: 'Orang-orang congkak dan sombong memasukiku. Surga berkata: Sedangkan aku, tidak ada yang memasukiku selain orang-orang lemah, tidak berguna dan budak. Lalu Allah berfirman kepada surga: 'Kau adalah rahmatKu, denganmu Aku merahmati siapa saja yang Aku kehendaki dari hamba-hambaKu.' Kemudian Allah berfirman kepada neraka: 'Kau adalah siksaKu, denganmu Aku menyiksa siapa pun yang Aku kehendaki dan masing-masing dari kalian berdua berisi penuh.' Sedangkan neraka tidak terisi penuh, lalu Allah meletakkan kakiNya kemudian neraka berkata: 'Cukup, cukup, cukup.' Saat itu neraka penuh dan sebagaiannya dihimpun pada sebagaian yang lain dan Allah tidak menzhalimi seorang pun dari makhlukNya. Sedangkan surga, Allah menciptakan penghuninya." Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Sa'id Al Khudri] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Surga dan neraka berbantah-bantahan, " ia menyebut seperti hadits Abu Hurairah hingga sabda beliau: "Masing-masing dari kalian berdua wajib Aku penuhi" dan tidak menyebut tambahan setelahnya
Telah menceritakan kepada kami [Abdu bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Qatadah] telah menceritakan kepada kami [Anas bin Malik] nabi Allah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Neraka jahanam selalu berkata: 'Masih adakah tambahan? ' hingga Rabb pemilik keagungan Tabaraka wa Ta'ala meletakkan kakiNya lalu neraka berkata: 'Cukup, cukuip, demi keagunganMu.' Sebagaiannya dihimpun pada sebagaian yang lain." Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Abdushshamad bin Abdulwarits] telah menceritakan kepada kami [Aban bin Yazid Al Aththar] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Anas] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam seperti makna hadits Syaiban
Hadis 7178 — Sahih Muslim 53:47
وَحَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ، حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ يَزِيدَ، الْعَطَّارِ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، عَنْ أَنَسٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم بِمَعْنَى حَدِيثِ شَيْبَانَ .
وَحَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ، حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ يَزِيدَ، الْعَطَّارِ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، عَنْ أَنَسٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم بِمَعْنَى حَدِيثِ شَيْبَانَ .