Telah menceritakan kepadaku [Harun bin Sa'id Al Aili] dan [Abu Thahir] dan [Ahmad bin 'Isa]. [Ahmad] berkata; Telah menceritakan kepada kami. Dan yang lainnya berkata; Telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Wahab] Telah mengabarkan kepadaku [Makhramah] dari [Bapaknya] dari [Nafi'] dia berkata; "Jika [Ibnu Umar] ingin menggunakan wewangian, ia memakai Al aluwwah (kayu wangi yang dibakar) tanpa campuran, terkadang juga memakai kapur yang dicampur dengan Al aluwwah. Lalu ia berkata, "Beginilah kebiasaan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam saat memakai minyak wangi
Telah menceritakan kepada kami ['Amru An Naqid] dan [Ibnu Abu 'Umar] keduanya dari [Ibnu 'Uyainah]. [Ibnu Abu 'Umar] berkata; Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibrahim bin Maisarah] dari ['Amru bin Asy Syarid] dari [Bapaknya] dia berkata; 'Pada suatu hari aku dibonceng oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau bertanya kepadaku; 'Apakah kamu hafal syairnya Umayyah bin Abu Shalt? Aku menjawab; 'Ya.' Kata beliau; 'Lantunkanlah untukku! ' lalu aku melantunkannya satu bait syair. Kemudian beliau berkata; 'Tambah lagi! Kemudian aku lantunkan lagi. Namun beliau berkata; 'Tambah lagi! ' hingga aku melantunkannya sebanyak seratus bait. Dan telah menceritakannya kepadaku [Zuhair bin Harb] dan [Ahmad bin Abdah] seluruhnya dari [Ibnu Uyainah] dari [Ibrahim bin Maisarah] dari [Amru bin Syarid] atau [Ya'qub bin 'Ashim bin As Syarid] dia berkata; 'Pada suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memboncengku. -lalu dia menyebutkan Hadits yang serupa.- Dan Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya]; Telah mengabarkan kepada kami [Al Mu'tamir bin Sulaiman]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb]; Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman bin Mahdi] keduanya dari ['Abdullah bin 'Abdur Rahman Ath Thaifi] dari ['Amru bin Asy Syarid] dari [Bapaknya] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memintaku untuk menyenandungkan syair….-serupa dengan Hadits Ibrahim bin Maisarah- namun ada tambahan; 'Hampir saja dia masuk Islam.' Di dalam Hadits Ibnu Mahdi di sebutkan; 'Sungguh hampir saja dia masuk Islam karena syairnya
Telah menceritakan kepada kami ['Amru An Naqid] dan [Ibnu Abu 'Umar] keduanya dari [Ibnu 'Uyainah]. [Ibnu Abu 'Umar] berkata; Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibrahim bin Maisarah] dari ['Amru bin Asy Syarid] dari [Bapaknya] dia berkata; 'Pada suatu hari aku dibonceng oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau bertanya kepadaku; 'Apakah kamu hafal syairnya Umayyah bin Abu Shalt? Aku menjawab; 'Ya.' Kata beliau; 'Lantunkanlah untukku! ' lalu aku melantunkannya satu bait syair. Kemudian beliau berkata; 'Tambah lagi! Kemudian aku lantunkan lagi. Namun beliau berkata; 'Tambah lagi! ' hingga aku melantunkannya sebanyak seratus bait. Dan telah menceritakannya kepadaku [Zuhair bin Harb] dan [Ahmad bin Abdah] seluruhnya dari [Ibnu Uyainah] dari [Ibrahim bin Maisarah] dari [Amru bin Syarid] atau [Ya'qub bin 'Ashim bin As Syarid] dia berkata; 'Pada suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memboncengku. -lalu dia menyebutkan Hadits yang serupa.- Dan Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya]; Telah mengabarkan kepada kami [Al Mu'tamir bin Sulaiman]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb]; Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman bin Mahdi] keduanya dari ['Abdullah bin 'Abdur Rahman Ath Thaifi] dari ['Amru bin Asy Syarid] dari [Bapaknya] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memintaku untuk menyenandungkan syair….-serupa dengan Hadits Ibrahim bin Maisarah- namun ada tambahan; 'Hampir saja dia masuk Islam.' Di dalam Hadits Ibnu Mahdi di sebutkan; 'Sungguh hampir saja dia masuk Islam karena syairnya
Telah menceritakan kepadaku [Abu Ja'far Muhammad bin Ash Shabbah] dan ['Ali bin Hujr As Sa'di] seluruhnya dari [Syarik]. [Ibnu Hujr] berkata; Telah mengabarkan kepada kami [Syarik] dari ['Abdul Malik bin 'Umair] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Sya'ir (atau sajak) paling indah yang pernah diungkapkan orang Arab ialah sajaknya Labid. Labid bersya'ir: Alaa, kullu syaiin maa khalallaha bathil (Ketahuilah, segala sesuatu selain Allah itu pasti binasa)
Dan telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Hatim bin Maimun]; Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Mahdi] dari [Sufyan] dari ['Abdul Malik bin 'Umair]; Telah menceritakan kepada kami [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sya'ir paling benar yang pernah di ucapkan oleh penyair adalah syairnya Labid. Labid bersya'ir: Alaa, kullu syaiin maa khalallaha bathil (Ketahuilah, segala sesuatu selain Allah itu pasti binasa). Dan hampir saja Umayyah bin Abu Shalt masuk Islam
Dan telah menceritakan kepadaku [Ibnu Abu 'Umar]; Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Zaidah] dari ['Abdul Malik bin 'Umair] dari [Abu Salamah bin 'Abdur Rahman] dari [Abu Hurairah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sya'ir paling benar yang pernah di ucapkan oleh penyair adalah syair: "Alaa, kullu syaiin maa khalallaha bathil (Ketahuilah, segala sesuatu selain Allah itu pasti binasa)." Hingga hampir saja Umayyah bin Abu Shalt masuk Islam
Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna]; Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far]; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Abdul Malik bin 'Umair] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Sya'ir paling benar yang pernah di ucapkan oleh para penyair adalah syair: "Alaa, kullu syaiin maa khalallaha bathil (Ketahuilah, segala sesuatu selain Allah itu pasti binasa)
Dan telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya]; Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Zakaria] dari [Israil] dari ['Abdul Malik bin 'Umair] dari [Abu Salamah bin 'Abdur Rahman] dia berkata; Aku mendengar [Abu Hurairah] berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sya'ir paling benar yang pernah di ucapkan oleh seorang penyair adalah syairnya Labid, dia bersyair: "Alaa, kullu syaiin maa khalallaha bathil (Ketahuilah, segala sesuatu selain Allah itu pasti binasa)." Dan beliau tidak menambahkan lebih dari itu
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah]; Telah menceritakan kepada kami [Hafsh] dan [Abu Mu'awiyah]; Dan telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib]; Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] keduanya dari [Al 'masy]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id Al Asyaj]; Telah menceritakan kepada kami [Waki']; Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya perut orang yang penuh muntah hingga kenyang lebih baik daripada perut yang penuh dengan sya'ir (sajak)." Abu Bakr berkata; 'Namun Hafs tidak mengatakan kalimat 'Yurihi