Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basyar] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Za'idah] dari [Manshur] dari [Hilal bin Yasaf] dari [Rabi' bin Khutsaim] dari ['Amr bin Maimun] dari [Ibnu Abu Laila] dari [seorang perempuan] dari [Abu Ayyub] dari Nabi Shallallallahu'alaihi wasallam beliau bersabda: "Qul huwallahu ahad adalah sepertiga AI Qur'an." Abu Abdurrahman berkata; 'Aku tidak mengetahui sanad yang lebih panjang dari ini
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Qudamah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Muharib bin Ditsar] dari [Jabir] mengatakan; "Mu'adz bangkit untuk shalat Isya dan ia memperlama shalatnya. Lalu Rasulullah Shallallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Wahai Mua'dz, apakah engkau hendak menjadi orang yang menimbulkan fitnah? Wahai Mua'dz, apakah engkau hendak menjadi orang yang menimbulkan fitnah? Kenapa kamu tidak membaca Sabbihisma Rabbikal A'laa (Qs. Al A'laa), wadhdhuhaa (Qs. Adh-Dhuhaa), serta Idzas Samaaun fatharat (Qs. Al Infithaar)?
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dia berkata; "Mu'adz bin Jabal shalat Isya' bersama para sahabatnya dan ia memperlama shalatnya, sehingga ada salah seorang dari kami yang keluar dari jamaah shalat. Mua'dz lalu segera diberitahu hal itu, lalu ia berkata; 'Dia munafik'. Setelah berita itu sampai kepada orang tersebut, ia segera datang kepada Nabi Shallallallahu'alaihi wasallam dan memberitahukan tentang perkataan Mu'adz. Kemudian Rasulullah Shallallallahu'alaihi wasallam bersabda kepada Mu'adz, 'Wahai Mua'dz, apakah engkau hendak menjadi orang yang menimbulkan fitnah? ' Jika kamu jadi imam, maka bacalah, "Wasy syamsi wadhuhaha (Qs. Asy-Syamsy) ", "Sabbihisma Rabbikal A'laa (Qs. Al A'laa), "Wallaili Idzaa Yaghsyaa (Qs. Al Lail), dan "Iqra bismi Rabbika (Qs. Al Alaq)
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Ali bin Al Hasan bin Syaqiq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [bapakku] dia berkata; telah bertanya kepada kami [Al Husain bin Waqid] dari [Abdullah bin Buraidah] dari Bapaknya - [Buraidah] -, bahwa Rasulullah Shallallallahu'alaihi wasallam saat pernah shalat Isya' membaca Wasy Syamsi Wadluhaha (Qs. Asy-Syams) dan yang serupa dengannya
Hadis 1000 — Sunan an Nasai 11:125
SahihSahihSahih - Agreed Upon
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ، قَالَ صَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم الْعَتَمَةَ فَقَرَأَ فِيهَا بِالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ .
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari [Yahya bin Sa'id] dari ['Adi bin Tsabit] dari [Al Bara' bin 'Azib] dia berkata, "Aku pernah shalat Isya' bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, dan beliau Shallallallahu'alaihi wasallam membaca: Wattiini waz-zaituun (Surat. At-Tiin)
Hadis 1001 — Sunan an Nasai 11:126
SahihSahihSahih Muslim
أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ، قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ، قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي سَفَرٍ فَقَرَأَ فِي الْعِشَاءِ فِي الرَّكْعَةِ الأُولَى بِالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ .
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zura'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Adi bin Tsabit] dari [Al Bara' bin 'Azib] dia berkata; "Dalam suatu perjalanan Rasulullah Shallallallahu'alaihi wasallam pernah membaca Wattiini Waz-Zaituun (Qs. At-Tiin) pada shalat Isya' dalam rakaat pertama
Telah mengabarkan kepada kami [Amr bin Ali] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu 'Aun] dia berkata; "Aku mendengar [Jabir bin Samurah] dia berkata; "Umar berkata kepada Sa'ad, 'Orang-orang (penduduk Kufah) mengeluhkan kamu tentang semua hal, hingga dalam masalah shalat! ' [Sa'ad] berkata; 'Aku tidak buru-buru (agak lama) pada dua rakaat pertama dan meringankan dua rakaat terakhir. Aku tidak mengurangi shalat yang aku teladani dari shalatnya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam.' Umar berkata; 'Itulah yang dituduhkan kepadamu
Telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Ismail bin Ibrahim bin Ulayyah Abu Al Hasan] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bapakku] dari [Daud Ath Tha'i] dari [Abdul Malik bin Umair] dari [Jabir bin Samurah] dia berkata; "Orang-orang Kufah mengadukan Sa'ad kepada Umar, mereka berkata; 'Demi Allah, ia tidak baik shalatnya! ' [Sa'ad] berkata; 'Aku shalat dengan mereka sesuai cara shalat Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, Aku tidak mengurangi shalat, memperlama dua rakaat pertama, dan memperpendek dua rakaat terakhir'. Umar berkata; 'Itulah yang dituduhkan kepadamu
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] telah memberitakan kepada kami [Isa bin Yunus] dari [Al A'masy] dari [Syaqiq] dari [Abdullah] dia berkata, "Aku mengetahui surat-surat yang hampir sama panjangnya, yang biasa di baca oleh Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, yakni dua puluh surat pada sepuluh rakaat (tiap satu rakaat dua surat - penerj)."Kemudian ia menarik tangan Alqomah dan masuk. Lalu Alqomah keluar kepada kami, dan kami bertanya kepadanya tentang hal itu, maka ia memberitahukan semua hal tersebut kepada kami
Telah mengabarkan kepada kami [Ismail bin Mas'ud] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amr bin Murrah] dia berkata; "Aku mendengar [Abu Wail] berkata; "Seorang laki-laki berkata kepada Abdullah Ibnu Mas'ud, 'Aku pernah membaca surah-surah Al Mufashshal dalam satu rakaat! ' [Abdullah] berkata; 'Cepat sekali membacanya, seperti cepatnya orang yang membaca syair. Aku mengetahui surah-surah yang panjangnya hampir sama, yang biasa dibaca oleh Rasulullah Shallallallahu'alaihi wasallam dengan bersambung di antara surah-surah tersebut. la menyebutkan dua puluh surat dari surah-surah Al Mufashshal, dan tiap dua surat dibaca pada satu rakaat