Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Musa] dan [Sufyan bin Waki'] dan maknanya satu, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah menceritakan kepada kami [Al Ashbagh bin Zaid] telah menceritakan kepada kami [Abu Al 'Ala`] dari [Abu Umamah] ia berkata; [Umar bin Al Khathab] radliallahu 'anhu memakai baju baru, kemudian ia mengucapkan: Al HAMDULILLAAHILLADZII KASAANII MAA UWAARII BIHI 'AURAATII, WA ATAJAMMALU BIHI FII HAYAATII (Segala puji bagi Allah, yang telah memberiku pakaian yang dapat aku gunakan untuk menututupi auratku, dan berhias dalam hidupku). Kemudian ia mengambil baju yang telah usang kemudian mensedekahkannya, dan mengatakan; aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang memakai baju baru, dan mengucapkan; Al HAMDULILLAAHILLADZII KASAANII MAA UWAARII BIHI 'AURAATII, WA ATAJAMMALU BIHI FII HAYAATII (Segala puji bagi Allah, yang telah memberiku pakaian yang dapat aku gunakan untuk menututupi auratku, dan berhias dalam hidupku), kemudian ia ambil baju yang telah usang kemudian ia mensedekahkannya maka ia berada dalam perlindungan dan penjagaan Allah, serta ditutupi oleh Allah baik dalam keadaan ia hidup maupun mati." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib. Dan [Yahya bin Ayyub] telah meriwayatkannya dari [Ubaidullah bin Zahr] dari [Ali bin Yazid] dari [Al Qasim] dari [Abu Umamah]
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Amr bin Murrah] dari [Abdullah bin Salamah] dari [Ali] ia berkata; aku pernah mengeluh, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewatiku sementara aku berkata; ya Allah, seandainya ajalku telah datang maka rahmatilah aku, dan apabila tertunda maka lapangkanlah aku dalam kehidupan. Dan seandainya sebagai musibah maka sabarkanlah diriku! Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apa yang engkau ucapkan?" kemudian ia mengulangi apa yang telah ia ucapkan. Abdullah bin Salamah berkata; kemudian beliau menendangnya dengan kaki beliau dan berdoa: "Ya Allah, selamatkanlah dia, atau sembuhkanlah dia" -ia merasa ragu-. Ali berkata; kemudian aku tidak lagi mengeluhkan sakitku setelah itu. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih
Hadis 3565 — Jami At Tirmidhi 48:196
SahihSahihSahih
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ وَكِيعٍ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ، عَنْ إِسْرَائِيلَ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنِ الْحَارِثِ، عَنْ عَلِيٍّ، رضى الله عنه قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا عَادَ مَرِيضًا قَالَ " اللَّهُمَّ أَذْهِبِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ وَاشْفِ فَأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا " . قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ .
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Waki'] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dari [Israil] dari [Abu Ishaq] dari [Al Harits] dari [Ali] radliallahu 'anhu, ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila menjenguk orang sakit beliau berdoa: "ALLAAHUMMA ADZHIBIL BA`SA, RABBAN NAASI, WASYFI, FA-ANTASY SYAAFII, LAA SYIFFAA-A ILLAA SYIFAAUKA, SYIFAA-AN LAA YUGHAADIRU SAQAMAN (Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit, dan sembuhkanlah, Engkau adalah Pemberi kesembuhan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhanMu, kesembuhan yang tidak meninggalkan sakit." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan)
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani'] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Hisyam bin 'Amr Al Fazari] dari [Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam] dari [Ali bin Abu Thalib] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdoa dalam witirnya: "ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIRIDHAAKA MIN SAKHATHIK, WA A'UUDZU BIMU'AAFAATIKA MIN 'UQUUBATIK, WA A'UUDZU BIKA MINKA LAA UHSHII TSANAA-AN 'ALAIK, ANTA KAMAA ATSNAITA 'ALAA NAFSIK (Aku berlindung dengan keridhaanMu dari kemurkaanMu, dan dengan ampunanMu dari hukumanMu, aku tidak dapat menghitung pujian kepadaMu. Engkau sebagaimana pujian yang Engkau berikan kepada diriMu). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib dari hadits Ali, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur ini dari hadits Hammad bin Salamah
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abdurrahman] telah mengabarkan kepada kami [Zakariya bin Adi] telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin 'Amr Ar Raqqi] dari [Abdul Malik bin 'Umair] dari [Mush'ab bin Sa'd] dan ['Amr bin Maimun] mereka berkata; [Sa'd] mengajarkan kalimat-kalimat ini kepada anak-anaknya sebagaimana orang yang mengajarkan menulis kepada anak-anak, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berlindung dengan kalimat-kalimat tersebut setelah shalat yaitu: ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL JUBNI WA A'UUDZU BIKA MINAL BUKHLI, WA A'UUDZU BIKA MIN ARDZALIL 'UMRI, WA A'UUDZU BIKA MIN FITNATID DUN-YAA WA 'ADZAABIL QABRI (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari sifat penakut, dan berlindung kepadaMu dari sifat pelit, dan berlindung kepadaMu dari umur yang paling hina, dan berlindung kepadaMu dari fitnah dunia serta adzab kubur). Abdullah bin Abdurrahman berkata; Abu Ishaq Al Hamdani dalam hadits ini mengalami kegoncangan, ia mengatakan; dari 'Amr bin Maimun dari Umar dan ia juga mengatakan dari selainnya, sehingga ia mengalami kegoncangan dalam hal tersebut. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih dari jalur ini
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Al Hasan] telah menceritakan kepada kami [Ashbagh bin Al Faraj] telah mengabarkan kepadaku [Abdullah bin Wahb] dari ['Amr bin Al Harits] bahwa ia telah mengabarkan kepadanya dari [Sa'id bin Abu Hilal] dari [Khuzaimah] dari [Aisyah binti Sa'd bin Abu Waqqash] dari [ayahnya] bahwa ia bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menemui seorang wanita dan dihadapannya terdapat biji kurma, atau kerikil yang ia gunakan untuk bertasbih. Kemudian beliau berkata: "Maukah aku kabarkan kepadamu mengenai apa yang lebih ringan bagimu dari hal ini atau lebih baik? Yaitu mengucapkan; SUBHAANALLAAHI 'ADADA MAA KHALAQA FIS SAMAA'I, WA SUBHAANALLAAHI 'ADADA MAA KHALAQA FIL ARDHI, WA SUBHAANALLAAHI 'ADADA MAA BAINA DZALIK, WA SUBHAANALLAAHI 'ADADA MAA HUWA KHALIQUN. ALLAAHU AKBAR MITSLA DZALIK, WAL HAMDULILLAAHI MITSLA DZAALIK, WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAHI MITSLA DZAALIK. (Maha Suci Allah sebanyak apa yang Dia ciptakan di langit, Maha Suci Allah sebanyak apa yang Dia ciptaan di bumi, Maha Suci Allah sebanyak apa yang ada diantara hal itu, Maha Suci Allah sebanyak apa yang Dia ciptakan, Allah Maha Besar sebanyak itu, segala puji bagi Allah sebanyak itu, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah sebanyak itu). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari hadits Sa'd
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Waki'] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Numair] serta [Zaid bin Hubab] dari [Musa bin 'Ubaidah] dari [Muhmmad bin Tsabit] dari [Abu Hakim] mantan budak Az Zubair, dari [Az Zubair bin Al 'Awwam] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang hamba pada pagi hari, melainkan terdapat malaikat yang menyeru; Maha Suci Allah Raja Yang Maha Suci. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib