Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Ali] telah menceritakan kepada kami [Abu Qutaibah Salm bin Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Abdul Jabbar bin Al Abbas Al Hamdani] dari [Abu Ishaq] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] dari [Ubai bin Ka'ab] dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam beliau bersabda: "Anak yang dibunuh Khadlir itu diciptakan sebagai orang kafir saat diciptakan." Abu Isa mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih gharib
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Musa] telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah mengkhabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Hammam bin Munabbih] dari [Abu Hurairah] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sebab dinamakan Khidlir adalah karena ia duduk di atas tanah tandus putih lalu ada tanaman (khadhra') bergerak-gerak di bawahnya-Nama Khidir diambil dari dari Khadhra' tersebut--. Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih gharib
Telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Muhammad bin Fudlail Al Jazari] dan lainnya, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami [Shafwan bin Shalih] telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] dari [Yazid bin Yusuf Ash Shan'ani] dari [Makhlul] dari [Ummu Abi Darda`] dari [Abu Ad Darda`] dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam tentang firmanNya "Dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua." (Al Israa`: 82) beliau bersabda: "Emas dan perak." Abu Isa mengatakan bahwa hadits ini gharib. Telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Ali Al Khallal] telah menceritakan kepada kami [Shafwan bin Shalih] telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] dari [Yazid bin Yusuf Ash Shan'ani] dari [Yazid bin Yazid bin Jabir] dari [Makhul] dengan sanad ini sepertinya. Abu Isa berkata: Hadits ini hasan gharib
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] dan lainnya, maknanya sama sedangkan teksnya milik Ibnu Basyar, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Abdul Malik] telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Qatadah] dari [Abu Rafi'] dari hadits [Abu Hurairah] dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam tentang dinding (yang dibangun Dzulqarnain) beliau bersabda: "Setiap hari mereka (Ya`juj dan Ma`juj) menggalinya, sehingga ketika dinding itu hampir mereka menembusnya, pemimpinnya mengatakan: Sekarang pulanglah kalian, karena esok hari kalian pasti bisa menembusnya! tetapi Allah mengembalikannya seperti semula. dan keesokan harinya, ketika Allah hendak mengutus mereka kepada manusia, pemimpin mereka berkata: Sekarang pulanglah kalian, karena esok hari kalian akan merobohkannya jika Allah menghendaki" ia mengucapkan insya Allah." Beliau bersabda: "Pulanglah mereka dan mendapatinya seperti keadaanya semula saat mereka tinggalkan lalu mereka merobohkannya dan menyerang orang-orang, lalu mereka meminum air dan berlarilah orang-orang menghindari mereka, mereka pun melepaskan anak panah ke langit dan seketika itu juga panah tersebut berlumuran darah. Lantas mereka berkata: "Kita telah menaklukan penduduk bumi dan menguasai yang berada di langit secara paksa." Lalu Allah mengirim ulat pada tengkuk mereka, demi Dzat yang jiwaku ada dalam tangannya, sesungguhnya hewan-hewan bumi menjadi gemuk, gesit dan sangat berterima kasih karena daging-daging mereka." Abu Isa berkata: Hadits ini hasan gharib, kami hanya mengetahuinya dari sanad ini seperti ini
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] dan lainnya, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bakr Al Bursani] dari [Abdul Hamid bin Ja'far] telah mengkhabarkan kepadaku [ayahku] dari [Ibnu Mina'] dari [Abu Sa'ad bin Abi Fadhalah al Anshari] (ia adalah seorang sahabat) berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Ketika Allah mengumpulkan seluruh manusia pada hari kiamat (yaitu hari yang tiada keraguan didalamnya), ada yang memanggil-manggil: Orang yang menyekutukan Allah dengan sesuatu ketika melakukan suatu amalan yang dilakukan, silahkan meminta pahalanya kepada selain Allah, karena Allah adalah Dzat yang paling tidak membutuhkan sekutu." Abu Isa mengatakan bahwa hadits ini hasan gharib, kami hanya mengetahuinya dari hadits Muhammad bin Bakru
Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id Al Asyuj] dan [Muhammad bin Al Mutsanna] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Idris] dari [ayahnya] dari [Simak bin Harb] dari [Alqamah bin Wa`il] dari [Al Mughirah bin Syu'bah] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam mengutusku ke Najran, mereka bertanya: Bukankah kalian membaca: "Hai saudara perempuan Harun." (Maryam: 28), dan antara Isa dan Musa terjalin kekerabatan yang sangat erat? -- Aku tidak mengetahui jawabannya lalu aku kembali ke Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, aku memberitahukannya, beliau menjawab: "Apa kau tidak memberitahu mereka bahwa mereka biasa menyebut-nyebut nabi-nabi mereka dan orang-orang shalih sebelum mereka?." Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih gharib, kami hanya mengetahuinya dari hadits Ibnu Idris
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani'] telah menceritakan kepada kami [An Nadlr bin Isma'il Abu Al Mughirah] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Sa'id Al Khudri] radliallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam membaca: "Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan." (Maryam: 39) beliau bersabda: "Kematian didatangkan seperti kambing kelabu hingga didirikan di di atas dinding antara surga dan neraka, lantas dikatakan: "Wahai penduduk surga. Mereka melihat dengan mendongak. Dikatakan: Apa kalian mengetahui ini? mereka menjawab: Ya, itu adalah kematian. Kematian dibaringkan lalu disembelih. Andai Allah tidak menetapkan kehidupan abadi dan kekekalan bagi penduduk surga, niscaya mereka meninggal karena terlalu senang, dan seandainya Allah tidak menetapkan kehidupan abadi dan kekekalan bagi penduduk neraka niscaya mereka mati karena terlalu sedih." Abu Isa berkata: hadits ini hasan shahih
Hadis 3157 — Jami At Tirmidhi 47:209
SahihSahihHasan SahihIsnaad Sahih
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا شَيْبَانُ، عَنْ قَتَادَةَ، فِي قَوْلِهِ : (ورَفَعْنَاهُ مَكَانًا عَلِيًّا ) قَالَ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ، أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " لَمَّا عُرِجَ بِي رَأَيْتُ إِدْرِيسَ فِي السَّمَاءِ الرَّابِعَةِ " . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم . قَالَ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَقَدْ رَوَاهُ سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ وَهَمَّامٌ وَغَيْرُ وَاحِدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ صَعْصَعَةَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم حَدِيثَ الْمِعْرَاجِ بِطُولِهِ وَهَذَا عِنْدَنَا مُخْتَصَرٌ مِنْ ذَاكَ .
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani'] telah menceritakan kepada kami [Al Husain bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Qatadah] tentang firmanNya: "Dan kami Telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi." (Maryam: 57) ia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Anas bin Malik] bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Ketika aku dimi'rajkan aku melihat Idris di langit ke empat." Abu Isa berkata: Dalam hal ini ada hadits serupa dari Abu Sa'id dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam. Abu Isa mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. [Sa'id bin Abu Urubah], [Hammad] dan lainnya meriwayatkannya dari [Qatadah] dari [Anas] dari [Malik bin Sha'sha'ah] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam hadits isra' mi'raj secara lengkap dan menurut kami hadits ini ringkasannya
Telah menceritakan kepada kami [Abdu bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Ya'la bin Ubaid] telah menceritakan kepada kami [Umar bin Dzarr] dari [ayahnya] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda kepada Jibril: "Apa yang menghalangimu untuk mengunjungi kami lebih sering dari biasanya?" lalu turun ayat ini: "Dan tidaklah kami (Jibril) Turun, kecuali dengan perintah Rabbmu." (Maryam: 64) hingga akhir ayat. Abu Isa berkata: Hadits ini hasan gharib. Telah menceritakan kepada kami [Al Husain bin Huraits] telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Umar bin Dzarr] sepertinya
Telah menceritakan kepada kami [Abdu bin Humaid] telah mengkhabarkan kepada kami [Ubaidullah bin Musa] dari [Isra`il] dari [As Suddi] berkata: Aku pernah bertanya kepada [Murrah al Hamdany] tentang firman Allah "Dan tidak ada seorangpun dari padamu melainkan mendatangi neraka itu." (Maryam: 71) lalu ia menceritakan padaku bahwa [Abdullah bin Mas'ud] mengisahkan kepada mereka, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Manusia akan mendatangi neraka, kemudian ia melaluinya dikarenakan amalnya, adapun yang paling awal diantara mereka secepat kilat, lalu seperti angin, kemudian seperti larinya kuda, kemudian seperti seorang yang menunggangi tunggangan, kemudian seperti seseorang yang berlari, kemudian seperti (seseorang yang) berjalan." Abu Isa mengatakan bahwa hadits ini hasan. Syu'bah meriwayatkannya dari As Suddi tapi tidak memarfu'kannya. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [As Suddi] dari [Murrah] dari [Abdullah bin Mas'ud]: "Dan tidak ada seorangpun dari padamu melainkan mendatangi neraka itu." (Maryam: 71) ia berkata: Mereka mendatanginya lalu meninggalkannya berdasarkan amal-amal mereka. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] dari [Syu'bah] dari [As Suddi] sepertinya. Abdurrahman berkata: Aku berkata kepada Syu'bah bahwa Isra`il telah menceritakan kepadaku dari As Suddi dari Murrah dari Abdullah dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam. Syu'bah berkata: Aku telah mendengarnya dari As Suddi secara marfu' tapi aku sengaja meninggalkannya